Suarasatu.co, Anambas – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Anambas berhasil mengevakuasi satu unit kapal pompong tenggelam di Dusun Palah, Desa Mubur, Kecamatan Siantan Utara, Rabu, 2 April 2025.
Kepala BPBD Anambas, Mardison menjelaskan kapal pompong yang tenggelam merupakan milik warga Dusun Batu Nyodong, Desa Payalaman atas nama Sardiansyah.
“Jadi mereka itu berombongan ada 9 orang, berangkat hari Selasa, (1/4) hendak berlibur di pulau Wait,” ujar Mardison, Kamis, (3/4).
Saat kapal sudah mau tiba, Sardiansyah melihat air laut lagi surut sehingga diputuskan berlabuh di rumah Suhak yang lokasinya berada di Dusun Palah.
“Pompongnya dibiarkan berlabuh, sedangkan penumpang dan pemilik kapal beristirahat di pantai depan rumah Suhak,” kata Mardison.
Saat sedang beristirahat, salah satu saksi mata, Nurul Fadillah pada Rabu, (2/4) pukul 03.00 WIB dini hari, melihat kapal pompong terlihat miring seperti hendak tenggelam.
Lalu, Sardiansyah bergegas kekapal dan benar didapati kapal pompong sudah tenggelam sebagian.
“Tenggelam karena akibat hantaman ombak air pasang ke batu karang tempat kapal berlabuh jangkar,” jelas Mardison.
Karena kapal sudah tenggelam, rombongan meminta bantuan untuk membawanya balik ke Batu Nyodong dan membatalkan niat berlibur ke Pulau Wait.
“Rombongan pulang ke Batu Nyodong dengan menggunakan kapal pompong warta Dusun Palah dalam keadaan selamat dan tidak ada korban,” kata dia.
Namun, kerugian korban akibat kejadian ini mencapai Rp 80 juta.(Rizky)

















