Suarasatu.co, Anambas – Proyek revitalisasi Pasar Loka Tarempa menjadi perhatian serius Bupati Kepulauan Anambas, Aneng. Meski ditargetkan rampung pada Agustus 2025, progres pembangunan pasar ini dinilai masih jauh dari harapan.
Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa pengerjaan proyek yang dimulai sejak Oktober 2024 itu baru mencapai tahap pembangunan pondasi. Hal ini memicu kekhawatiran dari Bupati Aneng, terlebih karena metode pembangunan pondasi tidak sesuai dengan perencanaan awal.
“Dari perencanaannya, pondasi bangunan seharusnya menggunakan bor pile. Tapi kenyataannya, yang digunakan malah cincin sumur sebagai tiang penyangga,” ungkap Aneng saat meninjau langsung lokasi pembangunan pada Minggu, 6 April 2025.
Aneng, yang turun langsung memantau dan berdiskusi dengan mandor proyek, menegaskan bahwa pengerjaan tidak boleh asal jadi. Ia menekankan pentingnya kualitas bangunan demi keberlangsungan manfaat pasar bagi masyarakat dalam jangka panjang.
“Semestinya bangunan ini harus bisa bertahan puluhan tahun, bukan hanya untuk sesaat. Kita pikirkan juga untuk anak cucu kita nanti. Yang penting kualitas harus bagus dan sesuai perencanaan,” tegasnya.
Melihat kondisi pembangunan yang belum maksimal, Aneng mengaku pesimis proyek ini bisa selesai tepat waktu. Oleh karena itu, ia mendorong pihak kontraktor untuk lebih serius dalam menyelesaikan pekerjaan sesuai target.
“Kalau pasar ini sudah selesai, tentu akan menjadi roda pergerakan ekonomi masyarakat. Bahkan, karena letaknya yang strategis di pintu masuk Tarempa, pasar ini bisa menjadi daya tarik bagi para wisatawan,” tutup Aneng.(Rizky)

















