Pemprov Kepri Bedah Rumah Milik Warga di Bukit Cermin

0
12

Suarasatu.co, Tanjungpinang – Sebuah rumah reyot yang nyaris runtuh di Jalan Srimulyo No.13, RT 05/RW 02, Kelurahan Bukit Cermin, Kecamatan Tanjungpinang Barat, menjadi saksi bisu ketangguhan Asnidar, seorang ibu yang mewarisi rumah orang tuanya yang telah lama meninggal dunia.

Kini, kondisi rumah tak layak huni itu akhirnya mendapat perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.

Pada Rabu, 18 Juni 2025, perhatian pemerintah terhadap warganya yang hidup dalam keterbatasan dibuktikan melalui kunjungan langsung tim Dinas Sosial, Kesejahteraan Rakyat dan Pengembangan SDM Provinsi Kepri yang dipimpin oleh Kepala Dinas, Dr. Mahadi Rahman, S.Q., M.Pd.I, didampingi Kabid Penanganan Fakir Miskin, Dr. Irwanto, serta Ahli Muda Penanganan Fakir Miskin, Fatihatullah, M.M.

Kunjungan tersebut merupakan arahan langsung dari Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, S.E., M.Si, sebagai bentuk respons cepat atas kondisi pemukiman yang tidak lagi layak dihuni.

Rumah Asnidar, yang lapuk dengan atap seng karatan dan struktur bangunan yang membahayakan, tidak hanya menyiratkan kemiskinan, tetapi juga menggambarkan ketahanan seorang ibu dalam menjalani hidup. Tidak adanya sanitasi layak dan aliran listrik seadanya menambah urgensi penanganan.

Sebagai tindak lanjut, rumah tersebut akan segera dibedah melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang dikoordinasikan oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Provinsi Kepri. Proses verifikasi dan tindak teknis pembangunan sudah dimulai sejak kunjungan berlangsung.

Selain perbaikan rumah, Asnidar juga menerima bantuan modal usaha dan bantuan sosial lainnya yang bertujuan memberdayakan ekonomi keluarga secara berkelanjutan. Bantuan ini diharapkan dapat menjadi titik balik ekonomi keluarga Asnidar.

Kabar baik lainnya juga datang untuk putra Asnidar, Muhammad Aidil, yang saat ini tengah menempuh pendidikan tinggi. Dinsos Kepri memastikan akan memberikan bantuan biaya pendidikan agar Aidil dapat melanjutkan kuliahnya tanpa terhambat kendala finansial.

“Negara tidak boleh abai. Kalau ada warga kita tinggal di rumah seperti ini, maka tugas pemerintah adalah hadir, bukan sekadar melihat. Ini komitmen nyata Pemprov Kepri di bawah arahan Pak Wagub, agar warga miskin tidak dipinggirkan,” tegas Mahadi Rahman saat meninjau lokasi.

Ia juga mengajak seluruh elemen pemerintahan, mulai dari RT/RW hingga camat, untuk aktif memetakan dan melaporkan kondisi warga yang membutuhkan bantuan.

“Jangan biarkan mereka menunggu terlalu lama. Kita ingin semua warga Kepri yang hidup di bawah garis kelayakan mendapatkan intervensi yang adil dan menyeluruh,” tutupnya.(Anwar)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini