Suarasatu.co, Anambas – Krisis air bersih masih membelenggu warga Desa Mengkait hingga hari ini. Untuk mendapatkan air bersih untuk minum dan memasak, warga terpaksa menyeberang ke pulau lain menggunakan pompong kecil, melawan derasnya gelombang laut.
“Kalau air bersih untuk minum, kami harus ambil di seberang. Naik pompong kecil, berisiko juga kalau ombak besar. Tapi mau bagaimana lagi,” ujar Ardi, warga Desa Mengkait.
Sementara itu, Kepala Desa Mengkait, Amos Apui, berharap pemerintah segera turun tangan dan memberikan solusi nyata. Kebutuhan air bersih adalah hak dasar setiap manusia.
Adapun ‎menurut data, kondisi di Desa Mengkait, tidak ada sumber air bersih layak konsumsi, tiga sumur mengeluarkan air payau untuk mandi dan mencuci dan warga harus menyeberang untuk air bersih minum dan masak.(*Rizky)

















