Suarasatu.co, Tanjungpinang – Bukan sekadar tempat nongkrong, Kedai Kopi Toyyib di Tanjungpinang mendadak jadi “laboratorium” pendidikan Yayasan Polau Tojoh Indonesia sukses menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema “Membangun Generasi Beradab di Era Modern: Tantangan Moralitas & Pendidikan di Provinsi Kepulauan Riau” pada Senin malam (20/10/2025).
Acara ini bukan sekadar kumpul-kumpul biasa. Bayangkan, para kepala sekolah, mahasiswa, aktivis pendidikan, hingga praktisi, semua tumplek blek di kedai kopi, berdiskusi serius soal masa depan generasi muda Kepri. Lima “jagoan” pendidikan didapuk jadi pemantik diskusi, yaitu Dr. Maryamah, M.Pd.I, Dr. M. Yusuf, HM, M.Ed, Marsudi, S.Sos, M.Si, Sumiati, S.Ag, M.Pd, dan Safaruddin, M.Pd.
“Kita sengaja pilih suasana santai di kedai kopi, biar diskusinya lebih cair dan ide-ide kreatif bermunculan,” ujar Abu Hanifah, S.Ag, MM, ketua Yayasan Polau Tojoh yang juga bertindak sebagai host.
Subtema yang dibahas pun nggak kalah seru. Mulai dari bagaimana media sosial membentuk karakter anak muda, pentingnya menghidupkan kembali nilai-nilai Melayu, pendekatan psikologis dalam mendidik, hingga bagaimana sekolah harus beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Menurut, Abu Hanifah, para pemantik diskusi sepakat, tantangan pendidikan saat ini sangat kompleks. Dibutuhkan kerjasama dari semua pihak, mulai dari pemerintah, guru, orang tua, hingga anak-anak itu sendiri. Budaya Melayu dan kearifan lokal harus jadi pondasi pendidikan, tapi literasi digital juga nggak boleh ketinggalan.
“Jangan sampai anak-anak kita cuma jago main TikTok, tapi lupa sopan santun dan nilai-nilai luhur budaya kita,” tegas salah satu pemantik diskusi.
Semua peserta tampak antusias mengikuti jalannya FGD. Abu Hanifah berharap, hasil diskusi ini bisa jadi masukan berharga bagi para pengambil kebijakan, agar generasi muda Kepri tetap beradab di tengah gempuran modernisasi.
“Semoga secangkir kopi ini bisa jadi inspirasi untuk menciptakan generasi yang nggak cuma cerdas, tapi juga berakhlak mulia,” pungkas Abu Hanifah.(*Ian)

















