Suarasatu.co, Bintan – Pengudang Seafood Festival kembali digelar di Desa Pengudang pada Sabtu, 29 November 2025. Festival ini merupakan acara yang ke-8 kalinya diselenggarakan dan menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Jadi Ke-77 Kabupaten Bintan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bintan Roby Kurniawan menyampaikan rasa terima kasih dan mengapresiasi seluruh panitia serta masyarakat yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya Pengudang Seafood Festival tahun ini. Ia menegaskan bahwa acara ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Desa Pengudang dalam mendukung sektor pariwisata, yang merupakan salah satu sektor unggulan di Bintan.
“Event ini luar biasa, awalnya diinisiasi langsung oleh masyarakat, kemudian disambut baik oleh Pemerintah Desa, dan sampai saat ini terus berkembang. Bapak Ibu, festival ini mampu memperkenalkan produk serta hasil olahan seafood dari Desa Pengudang kepada masyarakat luas,” ujar Roby.
Roby menambahkan, meskipun Pengudang Seafood Festival secara resmi merupakan event tingkat desa, namun kenyataannya, acara ini sudah menunjukkan kelas internasional.
“Jadi, ini bukan sekadar event desa lagi, melainkan sudah berskala internasional. Tahun lalu, sudah ada beberapa wisatawan mancanegara yang hadir. Ini adalah peluang besar yang harus kita tangkap dan kembangkan melalui event yang luar biasa ini,” tegasnya.
Bupati Roby berharap, kolaborasi dan sinergi antar berbagai pihak dapat terus diperkuat untuk memperluas promosi produk asli Desa Pengudang. Termasuk, pendampingan dalam memaksimalkan kemasan serta meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan.
Pengudang Seafood Festival diharapkan mampu membangkitkan kreativitas masyarakat dalam mengolah makanan tradisional, sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat melalui sektor ekonomi kreatif yang berorientasi pada ekonomi kerakyatan.
Dalam beberapa tahun terakhir, festival ini telah menjalin kolaborasi dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bintan. Tujuannya adalah untuk meningkatkan keberdayaan UMKM di Desa Pengudang agar semakin berkembang dan dikenal luas.
Selain mendukung UMKM, festival ini juga menampilkan berbagai permainan tradisional sebagai upaya pelestarian nilai-nilai kearifan lokal secara berkelanjutan. Melalui acara ini, potensi Desa Pengudang diharapkan dapat lebih dikenal masyarakat luas, sehingga mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara.(*Ian)

















