Pasangan Aneng-Bayu Terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Anambas, Gelontorkan Dana Kampanye Terbesar

0
22
Ketua KPU Anambas, Padillah

Suarasatu.co, Anambas – Aneng dan Raja Bayu Febri Gunadian, pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Anambas 2024, tercatat sebagai pasangan dengan pengeluaran dana kampanye terbesar dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Anambas 2024.

Berdasarkan Laporan Dana Kampanye (LDK) yang diaudit oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Anambas, mereka menghabiskan Rp 543 juta dari total penerimaan Rp 548 juta, menyisakan saldo hanya Rp 5 juta.

Ketua KPU Anambas, Padillah, menyampaikan pada Senin, 16 Desember 2024, bahwa angka tersebut telah diaudit dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

“Ya benar, memang segitu uang yang dikeluarkan. Berdasarkan hasil audit dana kampanye,” ujar Padillah.

Selain Aneng-Bayu, pasangan calon lainnya juga mencatatkan penerimaan dan pengeluaran kampanye sebagai berikut:

1. Rusli Effendi – Johari l, penerimaan Rp 372 juta, pengeluaran Rp 372 juta, dan saldo akhir nihil.

2. Wan Zuhendra – Amat Yani, penerimaan Rp 214 juta, pengeluaran Rp 113 juta, dan saldo akhir Rp 101 juta.

3. Neko Wesha Pawelloy – Taufik, lenerimaan dan pengeluaran Rp 0 (nihil).

Meskipun Neko-Taufik melaporkan dana kampanye nihil, aktivitas kampanye yang terlihat di lapangan menjadi sorotan.

“Neko-Taufik laporannya segitu, nihil. Tapi kasat mata kita, dia ada kampanye, lakukan pertemuan tentu gunakan uang. Coba tanya ke yang bersangkutan,” tegas Padillah.

KPU Anambas menggandeng empat Kantor Akuntan Publik (KAP) untuk mengaudit laporan dana kampanye setiap pasangan calon. Berikut pembagian tugasnya:

1. Heliantono & Rekan Paslon Rusli Effendi – Johari.
2 Liastra & Rekan: Paslon Aneng – Raja Bayu Febri Gunadian.
3. Ardin Silitonga: Paslon Wan Zuhendra – Amat Yani.
4. riselda Wisnu & Rekan: Paslon Neko Wesha Pawelloy – Taufik.

Hasil audit menyatakan bahwa seluruh laporan dana kampanye telah memenuhi standar pencatatan penuh sesuai regulasi yang diterapkan.

“Kita sudah umumkan ke publik, masyarakat bisa melihat berapa sih dana yang dikeluarkan selama kampanye,” tutup Padillah.

Dengan transparansi dana kampanye ini, KPU berharap masyarakat dapat menilai proses demokrasi di Pilkada Anambas secara objektif dan adil.(Rizky)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini