
Suarasatu.co, Anambas – Puluhan kapal nelayan menyambut kedatangan calon Gubernur Kepulauan Riau nomor urut 1, Ansar Ahmad, di Tarempa, Kecamatan Siantan, Selasa, 12 November 2024.
Kedatangan Ansar yang bertolak dari Desa Ladan, Kecamatan Palmatak, mendapatkan sambutan hangat dan antusias dari para nelayan setempat.
“Luar biasa, saya tidak menyangka dengan sambutan dari nelayan Tarempa. Terharu sekali,” ujar Ansar Ahmad. Sambutan tersebut mencerminkan kepercayaan dan dukungan kuat dari komunitas nelayan terhadap visi dan misi Ansar dalam memimpin daerah Kepulauan Riau.
Sebagai Bupati Bintan selama dua periode, Ansar Ahmad telah menunjukkan komitmen yang tinggi dalam meningkatkan kesejahteraan nelayan, terutama di daerah perbatasan.
Salah satu pencapaian pentingnya adalah peluncuran program perlindungan nelayan yang telah berhasil mencakup 31.556 orang melalui BPJS Kesehatan. Program ini bertujuan untuk memberikan jaminan kesehatan yang lebih baik bagi para nelayan yang sering bekerja di kondisi yang menantang.
Tidak hanya fokus pada kesehatan, Ansar juga menginisiasi program sertifikat rumah nelayan yang memungkinkan para nelayan untuk menggunakan rumah mereka sebagai agunan dalam pengajuan pinjaman ke bank.
“Kita juga telah membuat program sertifikat rumah nelayan agar bisa menjadi agunan (pinjaman) ke bank,” ujar Ansar. Langkah ini diharapkan dapat memberikan akses keuangan yang lebih mudah bagi nelayan untuk mengembangkan usaha mereka atau memperbaiki kondisi rumah.
Ansar menegaskan bahwa pada tahun 2025, pemerintah provinsi akan kembali mengalokasikan anggaran untuk memperluas program ini. Sebanyak Rp2 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kepri telah disiapkan untuk menerbitkan antara 1.000 hingga 2.000 sertifikat tambahan.
“Tahun lalu kita menganggarkan Rp3 miliar dan sudah menerbitkan lebih dari 2.500 sertifikat yang telah dibagikan kepada nelayan di tujuh kabupaten/kota,” ungkap Ansar.
Pentingnya kepemilikan sertifikat rumah ini juga ditekankan oleh Ansar. Dengan sertifikat tersebut, rumah nelayan tidak hanya memiliki kepastian hukum tetapi juga nilai ekonomis yang dapat diagunkan di bank.
“Kami mengangsur agar semua nelayan punya kepastian hukum. Sertifikat ini memberikan nilai tambah karena bisa diagunankan di bank,” pungkas Ansar.
Dengan berbagai program yang telah dijalankan dan rencana yang matang ke depan, Ansar Ahmad berharap dapat terus meningkatkan kesejahteraan nelayan di Kepulauan Riau.(Bur)
















