Suarasatu.co, Bengkalis – Komisi I DPRD Kabupaten Bengkalis kembali menggelar rapat evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan APBD serta rencana kerja perubahan APBD tahun 2025. Rapat ini dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi I, Hj. Zahraini, B. S.Pd., MP. Rapat yang berlangsung pada Senin, 1 September 2025, dihadiri oleh mitra kerja Komisi I, termasuk perwakilan dari Bagian Kerjasama, Bagian Hukum, Bagian Prokopim, Bagian Organisasi, dan Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Bengkalis.
Wakil Ketua III DPRD Bengkalis, H. Misno, turut hadir dan memberikan arahan agar seluruh pihak dapat bersinergi dan bekerja sama membangun daerah sesuai dengan visi dan misi Kabupaten Bengkalis.
Dalam evaluasi tersebut, Komisi I menekankan pentingnya pengawasan terhadap kegiatan pelayanan di Bagian Kerjasama Setda. “Pengawasan harus lebih diperhatikan, karena banyak kegiatan yang bersifat pelayanan. Jangan sampai masyarakat menilai buruk pelayanan yang sudah dibentuk,” ujar salah satu anggota Komisi I.
Sekretaris Komisi I, Dapot Hutagalung, menambahkan bahwa setiap kegiatan yang direncanakan harus didukung dengan data akurat untuk menunjang capaian kinerja dan mendorong kerja sama dengan daerah lain.
Perwakilan Bagian Organisasi memaparkan program pelayanan yang telah dibentuk sejak 2023, yaitu Aplikasi SUKMA. Aplikasi ini bertujuan untuk memudahkan evaluasi terhadap pelayanan OPD, sehingga tingkat kepuasan masyarakat dapat terukur.
Sekretaris Kecamatan Pinggir, Sekretaris Kecamatan Talang Muandau, dan Kasubag Program Kecamatan Bathin Solapan juga hadir untuk menyampaikan rencana kerja APBD 2025 dan perubahan APBD 2025, khususnya terkait pengelolaan Dana Bermasa agar tepat sasaran dan bermanfaat bagi desa.
Menanggapi hal tersebut, Hj. Zahraini menegaskan agar setiap kecamatan segera menyelesaikan kegiatan yang telah direncanakan, mengingat waktu pelaksanaan yang tersisa tinggal empat bulan di tahun 2025. “Program Kegiatan Bermasa di setiap kecamatan harus terarah, terutama untuk peningkatan sumber daya manusia, pembekalan keterampilan melalui pelatihan, pengembangan ekonomi kreatif, dan program yang bermanfaat bagi peningkatan taraf hidup masyarakat,” tegasnya.
Di akhir rapat, Rumbin Sitio menyampaikan harapannya agar seluruh rencana yang telah disusun dapat berjalan lancar demi pembangunan daerah dan peningkatan perekonomian masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya peran kecamatan dalam memantau dan mendukung kegiatan di setiap desa, termasuk perhatian terhadap kinerja RT/RW dalam kaitannya dengan pemberian insentif.(*Anuar)

















