DPRD Bengkalis Apresiasi Petani, Optimalkan Lahan Gambut untuk Cabai Merah

0
3

Suarasatu.co, Bengkalis – Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis Hendra, ST., MT., MM., menghadiri acara panen raya cabai merah di Desa Wonosari Barat, Kecamatan Bengkalis, pada Senin, 26 Januari 2026. Kehadirannya merupakan bentuk apresiasi dan dukungan terhadap petani yang berinovasi memanfaatkan lahan gambut untuk budidaya hortikultura.

Pandangan bahwa lahan gambut tidak subur untuk tanaman hortikultura kini terbantahkan. Petani di Desa Wonosari Barat berhasil membuktikan bahwa lahan tersebut mampu menghasilkan cabai merah berkualitas baik dan produktivitas tinggi jika dikelola dengan teknik yang tepat.

Keberhasilan ini menjadi tonggak penting bagi pengembangan pertanian di wilayah pesisir, mengubah lahan yang semula tidak produktif menjadi sumber pendapatan menjanjikan bagi masyarakat.

Pendi, pemilik dan pengelola lahan pertanian, menjelaskan bahwa kunci keberhasilan terletak pada pengaturan jarak tanam dan perawatan intensif.

Ia menerapkan jarak tanam sekitar 30 sentimeter agar sirkulasi udara terjaga, serta memastikan tanaman mendapatkan nutrisi dan sinar matahari yang cukup.

“Di lahan ini tumbuh sekitar 4.000 batang cabai merah yang subur. Waktu dari pembibitan hingga panen perdana sekitar dua bulan, dan setiap tiga hari dapat dipanen 70 hingga 100 kilogram. Ini membuktikan lahan gambut bukan hambatan jika dikelola dengan benar, hasilnya bisa bersaing dengan lahan mineral,” ujar Pendi.

Dalam kesempatan itu, Hendra memberikan apresiasi atas kerja keras dan inovasi petani. Menurutnya, keberhasilan ini tidak hanya meningkatkan ekonomi petani, tetapi juga mendukung stabilitas ekonomi daerah.

“Cabai merah adalah komoditas strategis yang berpengaruh pada inflasi dan kebutuhan pokok. Keberhasilan petani Wonosari Barat menjadi solusi nyata untuk menjaga stok pangan lokal. Diharapkan petani lain terinspirasi mengoptimalkan lahan gambut, sehingga Bengkalis semakin mandiri memenuhi kebutuhan cabai merah,” ucapnya.(*Anuar)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini