Heboh, Penumpang KM Bahtera Nusantara 01 Lompat ke Laut Saat Masuki Perairan Matak Anambas

0
191
Suasana mencengangkan saat sejumlah penumpang KMP Bahtera Nusantara 01 menyaksikan seorang penumpang melompat dari atas kapal di peraiaran Matak Anambas, Kamis, 5/2/2026. (Foto: Ist)

Suarasatu.co, Anambas – Pelayaran Kapal Motor (KM) Bahtera Nusantara 01 rute Tanjung Uban–Matak mendadak heboh pada Kamis (5/2/2026).

Seorang penumpang yang belum diketahui identitasnya dikabarkan melompat dari atas kapal saat memasuki perairan Matak, Kabupaten Kepulauan Anambas.

Insiden tersebut membuat sejumlah penumpang kaget dan berhamburan ke sisi kapal untuk menyaksikan kondisi korban.

Tak sedikit penumpang Kapal Roro Bahtera Nusantara 01 yang mengabadikan momen tersebut menggunakan ponsel pintar.

Salah seorang penumpang, Tengku Azhar, membenarkan kejadian itu saat dikonfirmasi Suarasatu.co.

Menurutnya, peristiwa tersebut bermula dari teriakan penumpang yang melihat seorang pria melompat dari atas kapal.

“Iya benar. Awalnya ada suara teriakan penumpang karena melihat ada penumpang yang melompat dari atas kapal,” ujar Tengku kepada Suarasatu.co.

Ia mengaku turut naik ke atas dek kapal untuk memastikan kejadian tersebut.

Setibanya di lokasi, ia melihat langsung seorang penumpang telah terjatuh ke laut.

Peristiwa itu pun menjadi tontonan para penumpang lainnya, termasuk dirinya yang sempat mengabadikan momen tersebut.

Tengku juga menyebutkan bahwa saat kejadian, ia berpapasan dengan salah seorang personel Satreskrim Polres Anambas yang diduga hendak berkoordinasi dengan kapten kapal terkait upaya penyelamatan korban.

“Dari informasi yang saya himpun dari beberapa penumpang, diduga korban bersama mereka. Saya kurang tahu juga apakah ada kaitannya dengan pemeriksaan kasus atau bagaimana,” ungkapnya.

Berdasarkan ciri-ciri yang dilihatnya, korban merupakan seorang laki-laki paruh baya dengan rambut beruban.

“Dari kejadian yang saya lihat, korban mengenakan jaket hitam dan kaus belang putih kecokelatan,” sebutnya.

Ia mengatakan, usai insiden tersebut, kapal sempat memutar haluan untuk melakukan upaya penyelamatan. Sekoci kapal juga disiapkan untuk diturunkan.

Namun, di sekitar lokasi kejadian terdapat kapal pompong yang lebih dahulu memberikan pertolongan dan mengevakuasi korban.

“Informasinya, korban langsung dibawa ke RSUD Tarempa untuk mendapatkan perawatan intensif,” pungkas Tengku.(Ven)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini