Pemkab Bengkalis Apresiasi Langkah LAMR untuk Riau

0
5

Suarasatu.co, Bengkalis – Pemerintah Kabupaten Bengkalis menunjukkan komitmen penuh dalam mendukung langkah Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) untuk mewujudkan Daerah Istimewa Riau (DIR). Dukungan ini ditegaskan melalui kehadiran Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Bengkalis, Toharudin, dalam acara Maklumat Akbar Mewujudkan DIR yang digelar LAMR Provinsi Riau di Balai Adat LAMR, Pekanbaru, Jumat (17/10/2025).

Acara yang bertepatan dengan Hari Kebudayaan Nasional ini menjadi wadah konsolidasi masyarakat Melayu Riau dalam memperkuat semangat kebersamaan menuju Riau yang bermarwah dan berbudaya.

Suasana Balai Adat LAMR dipenuhi nuansa budaya Melayu yang kental. Pertunjukan seni tradisional seperti gondang, burogong, randai, dan zapin mengiringi registrasi peserta. Acara dilanjutkan dengan pembacaan doa, lantunan syair Melayu, dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Ketua Badan Pekerja Perwujudan Daerah Istimewa Riau (BPP DIR), Datuk Seri Taufik Ikram Jamil, dalam laporannya menyampaikan bahwa dukungan terhadap perjuangan mewujudkan DIR terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat, termasuk kalangan anak muda. Ia juga menegaskan bahwa perjuangan ini merupakan amanat dari Musyawarah Kerja (Musker) LAMR se-Riau.

Prosesi adat Mengarak Persyaratan DIR, Kebulatan Tekad Perwujudan DIR, penegakan panji adat, bendera kabupaten/kota, serta pengusungan dokumen dan perlengkapan DIR menjadi momen sakral yang membangkitkan semangat persatuan. Elu-eluan dari berbagai lembaga dan tokoh adat se-Riau semakin menambah kemeriahan dan kekhidmatan acara.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Toharudin, dalam tanggapannya menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Bengkalis terhadap langkah LAMR. “Kami mendukung penuh setiap upaya yang bertujuan untuk memperjuangkan status Daerah Istimewa Riau (DIR), selama berlandaskan konstitusi dan mengedepankan nilai-nilai adat serta kearifan lokal,” ujarnya.

Toharudin menambahkan bahwa Bengkalis sebagai daerah bersejarah dan pusat peradaban Melayu memiliki tanggung jawab moral untuk turut mengawal perjuangan ini. Ia berharap Riau tidak hanya dikenal sebagai daerah kaya sumber daya alam, tetapi juga daerah yang menjunjung tinggi nilai adat, budaya, dan kehormatan bangsanya.

Mengakhiri tanggapannya, Toharudin mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terlibat aktif dalam perjuangan ini. “Insya Allah dengan persatuan, kekompakan, dan semangat ke-Melayuan yang kuat, cita-cita mewujudkan Riau sebagai Daerah Istimewa dapat terwujud,” tutupnya.(*Anuar)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini