Suarasatu.co, Tanjungpinang – Dalam upaya memperkuat jalinan kekerabatan serta menata ulang arah perjuangan organisasi, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Kekerabatan Keluarga Kabupaten Kepulauan Anambas (K3A) Provinsi Kepulauan Riau menggelar forum silaturahmi dan rapat strategis pendiri, di De Caffee Selera Anambas, kawasan Ruko Bintan Center, Kota Tanjungpinang, pada Kamis, 19 Juni 2025.
Forum ini dihadiri, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tanjungpinang Ahmad Yani, Camat Tanjungpinang Timur yang juga tokoh birokrasi asal Anambas Saprialis, para pendiri dan sesepuh K3A, tokoh masyarakat, serta mahasiswa dan pemuda Anambas yang berdomisili atau menempuh pendidikan di wilayah Tanjungpinang-Bintan.
Drs. H. Raja Amirullah, Apt, pendiri utama sekaligus figur sentral K3A, dalam paparannya menekankan perlunya reorientasi kelembagaan yang cermat dan adaptif, demi menjawab tantangan era digital dan meningkatnya fragmentasi sosial.
“Organisasi ini harus mampu membaca zaman, menjawab perubahan, dan tetap berpijak pada nilai-nilai dasar kekerabatan,” tegasnya.
Sementara itu, Bunda Anis Anorita, inisiator awal dan tokoh perempuan inspiratif K3A, menyoroti pentingnya memperkuat nilai kekeluargaan serta mendorong partisipasi aktif perempuan dalam perubahan sosial komunitas Anambas di perantauan.
“Kita dirikan K3A tahun 2011 di Tanjungpinang. Tujuan kita sederhana namun luhur: membangun kebersamaan dan menjaga solidaritas sebagai warga Anambas di tanah orang. Jangan pernah lupakan akar kita,” ucapnya penuh semangat.
Forum ini bukan hanya menjadi ruang temu dan nostalgia, namun benar-benar dimanfaatkan sebagai ruang kerja strategis yang membedah persoalan kelembagaan secara substansial dan konstruktif.
Peserta forum sepakat bahwa K3A bukan sekadar organisasi, tetapi wadah perjuangan kolektif yang merepresentasikan semangat kekerabatan dan identitas anak-anak Anambas di luar kampung halaman.
Ahmad Yani dalam sambutannya mengapresiasi eksistensi K3A yang telah tumbuh sebagai pilar sosial yang strategis. “K3A adalah kekuatan sosial yang patut didukung, khususnya oleh kami yang juga berasal dari Anambas dan kini mengabdi di pemerintahan. Ukuran kejayaan sebuah organisasi bukan pada usia berdirinya atau siapa yang duduk di kursi puncak, tapi pada seberapa besar organisasi ini mampu merangkul, menyatukan, dan memperjuangkan warganya tanpa syarat,” ujar Yani.
Dengan terselenggaranya forum ini, DPP K3A menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai rumah besar yang mempersatukan anak-anak Anambas di tanah rantau, serta menjadi motor perubahan sosial yang relevan di tengah tantangan zaman.(Anwar)

















