Suarasatu.co, Anambas – Tim Search and Rescue (SAR) gabungan telah memasuki hari kedua dalam proses pencarian warga Desa Mubur, Abdullah yang hilang saat melaut di perairan Senayan, Kecamatan Siantan, Rabu, (15/1).
Dalam pencarian ini, petugas berhasil menemikan mesin pompong, jangkar dan pakaian korban saat pergi melaut.
Kerabat korban, Nurdin mengatakan pencarian hari kedua dimulai sejak subuh hari dengan menurunkan 10 kapal.
“Titik pencarian kita pusatkan di lokasi penemuan puing pompong yang ditemukan Senin kemarin,” ujar Nurdin.
Nurdin menegaskan pencarian korban belum melebar ke daerah lain. Ia meyakini korban belum hanyut terlalu jauh.
“Masih disitu kita cari. Ada kemajuan dari sebelumnya. Cuma untuk korban belum kita temukan,” tutur Nurdin.
Tim SAR tidak mengalami kendala apapun, cuma nelayan lokal tidak memiliki alat yang memadai untuk melaksanakan operasi menyelam.
“Nelayan tak punya alat memadai untuk menyelam. Jadi sedikit terhambat dalam mencari korban di dasar laut,” ujar Kapolsek Palmatak, Iptu Kristian.
Kristian mengungkapkan kondisi cuaca pada operasi SAR hari kedua sangat mendukung. Ia berharap korban dapat segera ditemukan.
“Kita terus mencari, cuaca mendukung. Semoga segera ketemu,” kata Kristian.
Sebelumnya, Abdullah pamit pergi melaut dengan keluarganya pada Senin, (13/1) sekitar pukul 12.30 WIB. Biasanya korban mencari ikan dari siang hingga sore hari.
Namun, pada hari itu hingga malam tak kunjung pulang. Lantas, rekannya sesama nelayan melakukan pencarian dan berhasil menemukan puing pompongnya.(Rizky)

















