Gerakan Pangan Murah Anambas Diserbu Warga, Aneng Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil

0
34
Bupati Anambas Aneng menghadiri Pembukaan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Desa Tarempa Barat, Senin, 23/2/2026. (Foto: Noven/Suarasatu.co)

Suarasatu.co, Anambas – Puluhan warga memadati Pelabuhan Nelayan Desa Tarempa Barat, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, sejak Senin (23/2/2026) pagi.

Mereka mengantre untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Anambas.

Antusiasme warga terlihat sejak pukul 08.30 WIB saat program resmi dimulai.

Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar.

Program itu merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan.

Bupati Kepulauan Anambas, Aneng menegaskan, Gerakan Pangan Murah merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam melindungi daya beli masyarakat.

“Gerakan Pangan Murah ini adalah komitmen kami untuk menjaga daya beli masyarakat serta memastikan ketersediaan stok pangan tetap aman dan mencukupi,” ujar Aneng saat meninjau langsung kegiatan tersebut.

Ia menambahkan, pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan instansi terkait dan para distributor agar distribusi bahan pokok berjalan lancar hingga ke seluruh wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas.

“Kami ingin memastikan distribusi bahan pokok berjalan dengan baik, sehingga masyarakat tidak kesulitan mendapatkan kebutuhan sehari-hari dengan harga yang wajar,” katanya.

Pihaknya berharap, kegiatan ini dapat memberikan dampak nyata dalam menekan laju inflasi daerah serta menjaga stabilitas ekonomi masyarakat.

“Mudah-mudahan kegiatan ini benar-benar berdampak pada pengendalian inflasi dan kestabilan ekonomi masyarakat,” tuturnya.

Kegiatan yang dinaungi Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Anambas itu turut dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Anambas Raja Bayu Febri Gunadian.

Dalam pelaksanaannya, GPM menyediakan berbagai kebutuhan pokok strategis dengan harga di bawah pasaran, di antaranya beras, gula pasir, minyak goreng, tepung terigu, telur, serta sejumlah komoditas hortikultura.

Sejumlah komoditas yang dijual seperti Tepung Tulip Rp11.000 per kilogram,

Minyak Kita Rp15.000 per liter, Gula pasir Rp18.000 per kilogram, Beras SPHP Rp57.000 per 5 kilogram, Bawang bombai Rp22.000 per kilogram, Bawang putih Rp40.000 per kilogram, Kol Rp18.000 per kilogram, Wortel Rp25.000 per kilogram, Bawang Burma Rp25.000 per kilogram dan Telur Rp55.000 per papan.(Ven)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini