Puskesmas Tarempa Jalani Re-Akreditasi, Wabup Anambas Minta Pelayanan Tetap Prima

0
5
Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Raja Bayu Febri Gunadian, berfoto bersama tim surveior, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, lurah, dan jajaran Puskesmas Tarempa seusai pembukaan kegiatan survei Re-Akreditasi pada Rabu, 14 Oktober 2026. (Foto:Suarasatu.co/Noven)

Suarasatu.co, Anambas – Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Raja Bayu Febri Gunadian, mengingatkan jajaran Puskesmas Tarempa agar tidak hanya menunjukkan pelayanan terbaik saat menjalani survei re-akreditasi.

Ia menegaskan, kualitas pelayanan kesehatan harus dijaga setiap hari demi memenuhi kebutuhan masyarakat.

Pesan itu disampaikan Raja Bayu saat membuka survei Re-Akreditasi Puskesmas Tarempa di Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Rabu (14/10/2026).

Menurutnya, re-akreditasi bukan sekadar proses penilaian untuk memenuhi standar administratif.

Lebih dari itu, kegiatan tersebut harus menjadi momentum untuk mengevaluasi kekurangan dan memperbaiki kualitas pelayanan kesehatan secara berkelanjutan.

“Jangan sampai saat survei semuanya terlihat rapi, tetapi setelah tim surveior pulang, semangatnya juga ikut pulang. Yang kita inginkan bukan hanya bagus saat dinilai, tetapi benar-benar bagus setiap hari saat kita melayani masyarakat,” tegas Raja Bayu.

Ia mengatakan, pelayanan kesehatan di Kabupaten Kepulauan Anambas memiliki tantangan tersendiri karena kondisi geografis wilayah yang terdiri dari pulau-pulau, jarak antardaerah yang cukup jauh, serta akses menuju fasilitas kesehatan yang tidak selalu mudah.

Kendati demikian, tantangan tersebut tidak boleh menjadi penghalang bagi pemerintah daerah dan tenaga kesehatan untuk memastikan masyarakat memperoleh pelayanan yang layak.

“Masyarakat berhak mendapatkan pelayanan kesehatan yang bermutu, aman, cepat, dan manusiawi di mana pun mereka berada. Karena itu, saya berharap re-akreditasi ini tidak hanya dipandang sebagai pemeriksaan dokumen, tetapi menjadi kesempatan untuk memperbaiki sistem pelayanan, meningkatkan disiplin, menjaga keselamatan pasien, dan membangun kepercayaan masyarakat,” ujarnya.

Raja Bayu juga meminta seluruh jajaran Puskesmas Tarempa menerima setiap evaluasi dan masukan dari tim surveior secara terbuka.

Ia menilai, kekurangan yang ditemukan selama proses penilaian harus dijadikan bahan pembenahan agar mutu pelayanan semakin baik.

“Jangan takut menunjukkan kekurangan, karena kekurangan yang kita ketahui tentunya dapat kita perbaiki. Yang terpenting adalah kita memiliki komitmen dan kemauan untuk terus berbenah,” katanya.

Selain pembenahan internal, ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan dan prioritas anggaran daerah.

“Untuk mendukung upaya tersebut, Dinas Kesehatan dan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan diharapkan memperkuat koordinasi serta menghadirkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Kepada tim surveior, Raja Bayu berharap penilaian dilakukan secara objektif dan disertai masukan yang membangun.

Hasil evaluasi tersebut diharapkan dapat menjadi pedoman bagi Puskesmas Tarempa dalam menentukan aspek pelayanan yang perlu diperbaiki.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada tenaga kesehatan yang terus menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat di tengah berbagai tantangan wilayah kepulauan.

Melalui survei re-akreditasi ini, Raja Bayu berharap Puskesmas Tarempa semakin memperkuat komitmen dalam menjaga mutu pelayanan, meningkatkan kedisiplinan, serta mengutamakan keselamatan pasien.

“Keberhasilan re-akreditasi tidak cukup diukur dari hasil penilaian, tetapi juga dari perubahan nyata yang dirasakan masyarakat setelah proses evaluasi selesai,” pungkasnya. (Adv)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini