
Suarasatu.co, Anambas – Bantuan sembako dari Presiden RI Prabowo Subianto akhirnya tiba di Desa Tarempa Selatan, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Kamis (8/10/2026).
Sebanyak 517 paket sembako disiapkan untuk warga desa tersebut. Bantuan diserahkan secara bertahap di Aula Kantor Desa Tarempa Selatan.
Namun, ada satu hal yang masih dinanti warga. Mereka berharap Prabowo benar-benar datang ke Anambas dan bertemu langsung dengan masyarakat.
Kepala Desa Tarempa Selatan, Surianto, mengatakan kabar rencana kedatangan Presiden sebelumnya membuat warga antusias.
Bahkan, sejumlah orang tua di desanya sengaja mencatat momen tersebut sebagai bagian dari sejarah desa.
“Ketika mendengar kabar Bapak Presiden Prabowo Subianto akan turun di lapangan bola baru di Rintis, banyak warga, khususnya para orang tua, yang mengambil buku dan pena untuk mencatat sejarah bahwa di desa kita akan kedatangan Presiden Republik Indonesia,” kata Surianto.
Meski kunjungan Presiden belum terlaksana, menurut Surianto, masyarakat setidaknya telah merasakan manfaat dari perhatian pemerintah pusat melalui bantuan sembako tersebut.
Ia mengatakan, pihak desa sebelumnya telah menyampaikan permintaan kepada tim kepresidenan agar bantuan yang diberikan dapat menjangkau masyarakat sebanyak mungkin.
“Alhamdulillah, kami mendapatkan sebanyak 517 paket sembako, sementara jumlah KK di Desa Tarempa Selatan sebanyak 567 KK,” ujarnya.
Surianto berharap bantuan tersebut dapat diprioritaskan kepada warga yang benar-benar membutuhkan.
Penyaluran juga dilakukan dengan menyesuaikan data kependudukan serta kondisi sosial ekonomi masyarakat.
Dari total 517 paket, sebanyak 396 paket disalurkan pada tahap pertama. Sisanya akan diberikan setelah dilakukan pengecekan dan penyesuaian kembali terhadap data penerima.
Dalam prosesnya, data penerima tidak hanya mengacu pada status sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Warga yang memiliki Kartu Keluarga (KK) Desa Tarempa Selatan menjadi basis pendataan, kemudian disesuaikan dengan kondisi masing-masing penerima.
Pemerintah desa juga melakukan penyaringan agar bantuan tidak diberikan kepada kelompok masyarakat yang dinilai tidak menjadi prioritas, termasuk pejabat maupun aparatur dengan golongan dan jabatan tertentu.
Kendala pendataan masih menjadi perhatian. Data yang dimiliki pemerintah desa terkadang belum sepenuhnya sinkron dengan data kependudukan Dukcapil maupun data yang dimiliki RT dan RW.
Bupati Kepulauan Anambas, Aneng mengajak masyarakat bersyukur atas perhatian Presiden Prabowo.
“Pertama-tama, mari kita ucapkan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto,” kata Aneng saat memberikan sambutan.
Aneng memastikan rencana kedatangan Prabowo ke Anambas belum berakhir. Menurut dia, Presiden hanya belum dapat datang karena persoalan waktu.
“Saya pastikan nanti pasti datang, tetapi karena waktu. Beliau belum mengatakan tidak jadi. Beliau mengatakan cancel karena waktu,” ujarnya.
Aneng pun meminta masyarakat tetap mendoakan Presiden Prabowo agar diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan tugas sebagai kepala negara.
“Semoga beliau sehat walafiat, panjang umur, serta dapat menjalankan tugas dan amanah rakyat Indonesia dengan sebaik-baiknya. Semoga ke depan bangsa kita semakin sejahtera dan lebih damai,” katanya.
Ketua TP-PKK Kabupaten Kepulauan Anambas Sinta Aneng, Camat Siantan Syamsir, unsur TNI/Polri, BPD, perangkat desa, RT/RW serta masyarakat penerima manfaat turut hadir dalam kegiatan tersebut. (Ven)
















