Suarasatu.co, Bengkalis – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Bengkalis menggelar sosialisasi dan edukasi bertema “Benteng Keluarga di Era Digital, Peran Ibu dalam Melindungi Anak, Cerdas Bermedia Sosial, Selektif Memilih Informasi, serta Perlindungan dari Aspek Hukum”. Kegiatan diselenggarakan bekerja sama dengan Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Kabupaten Bengkalis, dan dibuka langsung oleh Sekretaris JMSI Mohammad Fiza Edwinsyah pada Minggu (8‑11‑2026) di Kecamatan Mandau.
Dalam sambutannya, Sekretaris JMSI Mohammad Fiza Edwinsyah menyampaikan apresiasi kepada Komnas PA Kabupaten Bengkalis atas sinergi penyelenggaraan kegiatan tersebut.
“Atas nama JMSI Kabupaten Bengkalis, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Komnas Perlindungan Anak Kabupaten Bengkalis atas kolaborasi dan sinergi dalam menyelenggarakan kegiatan ini,” ungkap M. Fiza.
Menurutnya, tema kegiatan ini mengingatkan bahwa pesatnya perkembangan teknologi harus diimbangi pengawasan orang tua, terutama peran ibu dalam mendampingi anak‑anak.
“Kita menyadari bahwa gawai dan media sosial sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari‑hari. Namun, tanpa pendampingan yang tepat, teknologi juga dapat membawa dampak negatif bagi tumbuh kembang anak,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa keluarga harus menjadi benteng pertama perlindungan anak. Ibu tidak hanya mendampingi anak mengenal teknologi, tetapi juga menanamkan nilai‑nilai moral, membangun komunikasi, serta mengajarkan anak agar bijak dan cerdas dalam bermedia sosial.
JMSI juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bengkalis, khususnya Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni atas dukungan terhadap kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat, terutama dalam hal perlindungan anak dan penguatan ketahanan keluarga.
“Secara khusus, apresiasi dan ucapan terima kasih kami sampaikan kepada pimpinan daerah Hj. Kasmarni atas dukungan terhadap kegiatan dan memberikan manfaat bagi masyarakat banyak khususnya dalam perlindungan anak dan penguatan ketahanan keluarga. Karena anak‑anak merupakan masa depan bangsa, mari kita lindungi anak dari bahaya dunia maya serta risiko hukum,” ungkapnya lagi.
Sebagai organisasi media, JMSI memiliki tanggung jawab memberikan edukasi kepada masyarakat guna membangun kesadaran bermedia sosial yang sehat, aman, dan bertanggung jawab.
“Semoga kolaborasi JMSI dan Komnas Perlindungan Anak Kabupaten Bengkalis ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi terus berlanjut dalam berbagai kegiatan positif demi melindungi generasi penerus bangsa tersebut,” pungkasnya.
Kegiatan menghadirkan narasumber Muhamad Rio, S.H. (Advokat) dan Peni Wulandari (Ketua Komnas PA Kabupaten Bengkalis). Turut hadir Ketua JMSI Kabupaten Bengkalis Bambang Gusfryadi beserta jajaran pengurus: Bendahara Darmayanto, Kepala Bidang Humas Dahari (Ferdy), Kepala Bidang Pariwisata Eru Kurniawan, serta Penasehat JMSI Alfisnardo.(*Anuar)

















