Suarasatu.co, Anambas – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun 2026 di Kabupaten Kepulauan Anambas resmi ditutup, Kamis (21/5/2026).
Penutupan program yang digelar Kodim 0318/Natuna itu meninggalkan kesan mendalam bagi masyarakat, khususnya warga Kecamatan Siantan Utara yang merasakan langsung manfaat pembangunan fisik maupun nonfisik selama kegiatan berlangsung.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Anambas pun memberikan apresiasi tinggi atas pelaksanaan TMMD yang dinilai mampu mempercepat pembangunan daerah sekaligus memperkuat kebersamaan antara TNI dan masyarakat.
Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, mengatakan program TMMD menjadi bukti nyata hadirnya negara di tengah masyarakat, terutama di wilayah kepulauan yang masih membutuhkan perhatian pembangunan.
“Selaku pemerintah daerah, kami sangat mengapresiasi adanya program TMMD ke-128 Kodim 0318/Natuna ini,” kata Aneng.
Menurutnya, seluruh rangkaian kegiatan TMMD di Kecamatan Siantan Utara berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat.
Ia menyebut, pembangunan yang dilakukan tidak hanya menyasar infrastruktur, tetapi juga menyentuh sektor sosial dan pemberdayaan masyarakat melalui berbagai kegiatan penyuluhan.
“Dengan berakhirnya TMMD di Kabupaten Kepulauan Anambas, khususnya Kecamatan Siantan Utara ini, kami berterima kasih karena program pembangunan baik fisik maupun nonfisik bisa terealisasi secara penuh,” ujarnya.
Aneng juga mengapresiasi semangat gotong royong yang terjalin antara personel TNI dan masyarakat selama pelaksanaan program berlangsung.
Menurut dia, kolaborasi tersebut menjadi kekuatan penting dalam menyukseskan seluruh sasaran TMMD.
“Menurut kami, sentuhan dari program TMMD ini sangat dibutuhkan masyarakat. Kami berharap ke depan program ini bisa terus berlanjut atau berkesinambungan untuk menyentuh desa-desa lainnya di Anambas,” ungkapnya.
Selama pelaksanaan TMMD ke-128, sejumlah pembangunan fisik dilakukan untuk menunjang aktivitas masyarakat.
Selain itu, kegiatan nonfisik seperti penyuluhan wawasan kebangsaan, kesehatan, hingga edukasi sosial juga menjadi bagian dari program yang dilaksanakan.
Program TMMD sendiri merupakan bentuk sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah terpencil maupun perbatasan.
Kehadiran program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Penutupan TMMD ke-128 di Anambas berlangsung dengan penuh kebersamaan dan dihadiri unsur Forkopimda, jajaran TNI-Polri, tokoh masyarakat, serta warga setempat.(Adv/Ven)

















