Pangkogabwilhan I Singgah di Anambas, Soroti Ketahanan Pangan dan Potensi Lokal Kepulauan

0
9
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I, Kunto Arief Wibowo melakukan Kunker ke Kabupaten Anambas, Rabu, 13/5/2026. (Foto: Noven/Suarasatu.co)

Suarasatu.co, Anambas – Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I, Kunto Arief Wibowo melakukan kunjungan singkat ke Kabupaten Kepulauan Anambas, Rabu (13/5/2026).

Di tengah agenda peninjauan latihan di Natuna, Letjen TNI Kunto Arief Wibowo menyempatkan diri singgah di Pelabuhan Matak menggunakan KM Bahtera Nusantara 01 bersama rombongan dan penumpang lainnya.

Kedatangannya disambut langsung oleh Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Raja Bayu Febri Gunadian beserta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Meski berlangsung singkat, kunjungan tersebut diisi dengan diskusi strategis terkait ketahanan pangan, pengembangan potensi lokal, hingga upaya menyelaraskan program pemerintah pusat dan daerah di wilayah kepulauan.

Letjen Kunto menyebut kunjungan itu merupakan bagian dari penelusuran jalur sekaligus pemetaan tugas Komando Gabungan Wilayah Pertahanan.

“Dalam rangkanya menelusuri jalur, mempelajari pemetaan dari tugas Kogab. Sekalian ada peninjauan latihan di Natuna,” ujarnya kepada awak media.

Menurutnya, daerah kepulauan seperti Anambas memiliki tantangan tersendiri, terutama dalam distribusi pangan dan pengembangan sektor pertanian.

Karena itu, pihaknya mencoba mencari solusi alternatif agar daerah tidak terlalu bergantung pada pasokan dari luar wilayah.

“Sambil lewat, kita mempelajari dan berkomunikasi dengan unsur pemerintah daerah, menyelaraskan program. Kita ini wilayah kepulauan, jadi kita mencoba mencari alternatif di luar usaha yang sudah dikerjakan pemerintah,” katanya.

Ia mencontohkan kebutuhan telur ayam yang selama ini masih harus didatangkan dari luar daerah dengan waktu distribusi yang cukup panjang.

“Kalau ayam petelur lokal bisa memproduksi, nanti bisa dikirim ke pulau sebelahnya. Jadi telur tidak perlu didatangkan dari jauh sampai berminggu-minggu perjalanan, karena tentu kualitasnya sudah tidak fresh,” jelasnya.

Menurut Letjen Kunto, penguatan produksi lokal juga sejalan dengan program pemerintah pusat melalui Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

“Berarti kan lokal bisa masuk dan berkembang. Nah, itu yang penting,” ujarnya.

Selain peternakan, Pangkogabwilhan I juga menyoroti kondisi lahan pertanian di wilayah kepulauan yang memiliki kadar kapur tinggi dan tingkat keasaman tanah yang perlu diperbaiki.

“Intinya kita perbaikan lahannya. Dampaknya nanti ke buah, sayur dan kebun. Kita cari apa yang paling mungkin dilakukan di tengah kondisi tanah seperti itu,” katanya.

Ia menambahkan, pengembangan komoditas pertanian nantinya akan disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi yang dimiliki Kabupaten Kepulauan Anambas.

“Kalau di Anambas nanti ditanam apa, ya tergantung Pak Wabup, komoditas apa yang mau dikembangkan di sini. Nanti kita coba memperbaiki kadar tanahnya,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Raja Bayu Febri Gunadian menyampaikan apresiasi atas perhatian dan masukan yang diberikan oleh Letjen Kunto kepada pemerintah daerah.

“Pastinya pemerintah daerah sangat berterima kasih kepada Pak Jenderal. Banyak ilmu yang beliau transfer ke kita. Mudah-mudahan bisa kita laksanakan, khususnya terkait ketahanan pangan yang bermuara pada ketahanan nasional,” ujarnya.(Ven)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini