
Suarasatu.co, Anambas – Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Kepulauan Anambas belum berjalan serentak.
Dari 42 desa dan kelurahan yang ada, baru 22 wilayah yang siap melanjutkan pembangunan gerai dan gudang koperasi.
Sementara 20 desa dan kelurahan lainnya masih menghadapi persoalan ketersediaan lahan sesuai ketentuan yang berlaku.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kepulauan Anambas, Sahtiar, mengatakan pemerintah daerah saat ini terus memantau perkembangan pembangunan KDMP di masing-masing wilayah.
“Sejumlah desa saat ini tengah mematangkan lahan untuk pembangunan gerai dan gudang. Lahan yang digunakan ada yang berasal dari aset desa, aset pemerintah daerah, maupun hibah,” kata Sahtiar, Kamis (20/8/2026).
Ia menjelaskan, kendala utama yang dihadapi sebagian desa adalah belum tersedianya lahan dengan luas yang memenuhi persyaratan.
Ketentuan pembangunan KDMP mensyaratkan ketersediaan lahan sekitar 1.000 meter persegi.
Kondisi tersebut telah disampaikan pemerintah desa dan kelurahan kepada Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Kabupaten Kepulauan Anambas.
“Pihak desa dan kelurahan sudah melaporkan kondisi itu kepada DKUMPP. Kemudian DKUMPP sudah meneruskan laporan tersebut dengan menyurati pemerintah pusat,” ujarnya.
Selain persoalan lahan, sejumlah desa yang berencana menggunakan aset milik pemerintah daerah masih menunggu proses administrasi.
Sahtiar menyebut ada tiga desa yang saat ini menunggu surat penetapan dari Bupati Kepulauan Anambas.
Ketiganya yakni Desa Tarempa Selatan, Desa Tarempa Barat Daya, dan Desa Pesisir Timur.
“Yang menggunakan aset pemerintah daerah saat ini ada tiga desa yang masih berproses menunggu surat penetapan bupati,” katanya.
Di luar tiga desa tersebut, sejumlah wilayah sudah mulai mematangkan lahan menggunakan aset desa maupun tanah hibah dari masyarakat.
Bahkan, pembangunan fisik KDMP mulai terlihat di beberapa lokasi.
Pekerjaan yang dilakukan mencakup pembersihan lahan, penggalian cakar ayam untuk fondasi, pembangunan pondasi hingga pemasangan bata.
Pemkab Kepulauan Anambas terus mendorong agar proses pembangunan KDMP dapat berjalan sesuai tahapan.
Program tersebut diharapkan tidak hanya menghadirkan fasilitas koperasi di setiap desa dan kelurahan, tetapi juga memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat di tingkat lokal. (Ven)
















