Suarasatu.co, Bengkalis – Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni melantik dan mengambil sumpah 41 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas, dan Fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis, Senin (14/9/2026), di Ruang Dang Merdu Lantai IV Kantor Bupati Bengkalis.
Dalam arahannya, Bupati Kasmarni menegaskan bahwa jabatan bukan sekadar posisi, kewenangan bukan sekadar kekuasaan, dan kinerja birokrasi tidak boleh berhenti pada rutinitas serta tumpukan laporan.
“Ukuran keberhasilan itu adalah seberapa banyak persoalan masyarakat yang dapat diselesaikan, seberapa cepat pelayanan diperbaiki, seberapa tepat program dilaksanakan, dan seberapa nyata manfaatnya dirasakan masyarakat,” tegas Kasmarni.
Ia meminta seluruh jajaran tidak terjebak dalam pola kerja yang hanya berorientasi pada rapat, administrasi, dan laporan di atas kertas. Setiap perangkat daerah harus menerjemahkan program ke dalam output yang jelas, outcome yang terukur, dan dampak yang nyata.
“Jangan pernah merasa jabatan sebagai tempat untuk dilayani. Jadikan jabatan sebagai ruang untuk mengabdi,” pesannya.
Semakin tinggi jabatan, semakin besar tanggung jawab. Kewenangan harus diiringi integritas, keteladanan, dan keberanian mengambil keputusan:
“Jika ada masalah, selesaikan. Jika ada hambatan, carikan jalan keluar. Jika ada peluang, manfaatkan. Jika pelayanan masih buruk, segera perbaiki,” ujarnya.
Birokrasi yang dibutuhkan bukan yang sibuk di atas kertas, melainkan yang bergerak cepat, responsif, dan hadir di lapangan. Budaya kerja “yang penting selesai” harus diganti dengan standar: baik, tepat sasaran, tepat waktu, dan bermanfaat.
Selain itu, Bupati mengingatkan, keberhasilan pembangunan tidak diukur dari banyaknya kegiatan atau besarnya anggaran yang terserap. Yang terpenting adalah perubahan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Jangan hanya mengejar serapan anggaran. Pastikan setiap rupiah yang dibelanjakan memberikan hasil dan manfaat yang nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Jabatan adalah amanah, kewenangan adalah tanggung jawab. Seluruh pejabat diminta menjaga integritas, tidak menyalahgunakan kewenangan, dan menempatkan kepentingan masyarakat di atas segalanya.
“Pemimpin yang hebat bukan yang membuat dirinya terlihat paling hebat, tetapi yang mampu membuat seluruh timnya menjadi hebat,” ucapnya.
Diakhir arahannya, Bupati mengajak seluruh jajaran bergerak dalam satu visi, satu gerak, satu tujuan mempercepat pembangunan, memperkuat pelayanan publik, dan mewujudkan Bengkalis yang Bermarwah, Maju, dan Sejahtera.
“Pada akhirnya, jabatan akan dinilai bukan dari apa yang kita miliki, tetapi dari apa yang kita kerjakan dan apa yang kita berikan,” pungkasnya.
Turut dihadiri, Wakil Bupati Bengkalis Dr. H. Bagus Santoso, Dandim 0303/Bengkalis diwakili Pasiintel Kapten Inf Agus Dani, Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, Sekretaris Daerah Dr. Ersan Saputra, serta para Kepala Perangkat Daerah.(*Anuar)

















