HUT ke-81 Kejaksaan, Kejari Anambas Salurkan Air Bersih untuk Warga Tiga Desa

0
35
Kepala Kejari Kepulauan Anambas Sigit Sugiarto dan jajaran bersama Dinas PUPR dan Damkarmat Anambas, saat penyaluran air bersih di Desa Tiangau, Selasa (1/9/2026) (Foto:Suarasatu.co/Noven)

Suarasatu.co, Anambas – Persoalan air bersih yang dialami warga di sejumlah wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas membuat bantuan air menjadi sangat berarti bagi masyarakat.

Salah satunya dirasakan warga Desa Tiangau yang mengaku sudah sebulan kesulitan mendapatkan pasokan air.

Kondisi tersebut mendapat perhatian dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Anambas.

Dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kejaksaan, jajaran Kejari Anambas menyalurkan air bersih kepada warga di tiga titik.

Kepala Kejari Kepulauan Anambas Sigit Sugiarto mengatakan, penyaluran air bersih dilakukan di Desa Tiangau, Desa Tarempa Barat dan Desa Sri Tanjung.

“Bantuan ini dalam rangka HUT ke-81 Kejaksaan. Bantuan penyaluran air bersih ini kami tujukan ke tiga titik. Kami pusatkan di Desa Tiangau, lalu Desa Tarempa Barat dan terakhir Desa Sri Tanjung,” ujar Sigit, Selasa (1/9/2026).

Menurut Sigit, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Kejaksaan untuk hadir di tengah masyarakat, khususnya ketika warga menghadapi persoalan kebutuhan dasar.

“Bantuan penyaluran air bersih ini sebagai bentuk kepedulian dan kehadiran Kejaksaan dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Sebagai wujud pengabdian humanis, serta memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” katanya.

Bantuan itu disambut baik warga Desa Tiangau. Yusliam, salah seorang warga, mengatakan persoalan air sudah dirasakan masyarakat setempat selama kurang lebih satu bulan.

“Kami sudah sebulan ini kesulitan air. Ini sangat terbantu dengan adanya bantuan penyaluran air dari Kejari Anambas,” ujar Yusliam.

Ia mengatakan, selama ini warga mengandalkan air PAM yang bersumber dari Batu Tajam.

Ketika pasokan air tidak tersedia, warga harus mencari sumber air lain untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Kami di sini pakai air PAM sumber dari Batu Tajam. Kalau enggak ada air di rumah, kami biasa minta sama tetangga yang punya sumber air sendiri,” katanya.

Penyaluran air bersih tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan warga, terutama masyarakat yang masih mengalami keterbatasan pasokan air untuk kebutuhan sehari-hari. (Ven)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini