Suarasatu.co, Anambas – Bupati Kepulauan Anambas, Aneng mengakui keterbatasan anggaran daerah membuat pemerintah daerah belum dapat melakukan banyak pembangunan, terutama di sektor infrastruktur.
Hal tersebut disampaikannya saat kegiatan Safari Ramadan di Masjid Jamik Al-Wustoha, Kecamatan Siantan Utara, Rabu (4/3/2026).
“Tahun 2026 ini kami belum dapat berbuat banyak melalui APBD. Saat ini kami masih bergantung pada dana pusat melalui APBN,” ujar Aneng.
Ia menjelaskan, kondisi keuangan daerah yang belum stabil membuat sejumlah program dan aspirasi masyarakat belum dapat direalisasikan dalam waktu dekat.
“Kami tahu banyak masukan atau aspirasi dari bapak dan ibu semua, tetapi mungkin saat ini belum banyak yang bisa dilakukan karena keterbatasan anggaran daerah,” terangnya.
Meski demikian, pemerintah daerah tetap berupaya menjalankan sejumlah program prioritas yang dinilai menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Walaupun pembangunan belum banyak dilakukan, kami akan tetap fokus pada peningkatan sektor pendidikan serta bantuan sosial bagi lansia dan warga kurang mampu,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Aneng juga menegaskan dirinya tidak ingin terlalu banyak menyampaikan janji kepada masyarakat.
“Saya tidak ingin tebar janji-janji. Saya lebih baik sedikit bicara, tetapi banyak tindakan,” ucapnya.
Ia berharap kondisi keuangan daerah ke depan dapat membaik sehingga pemerintah dapat mulai merealisasikan berbagai program pembangunan, termasuk infrastruktur.
“Mudah-mudahan tahun depan kalau keuangan daerah stabil, kami bisa mulai menyentuh sektor pembangunan infrastruktur,” tuturnya.
Pada kegiatan Safari Ramadan itu, pihaknya juga menyalurkan bantuan yang bersumber dari berbagai pihak, di antaranya Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Anambas, BRK Syariah, serta Medco E&P Natuna Ltd.
“Tahun ini, dalam momentum Ramadan, kami hanya bisa membantu apa adanya dengan dukungan dari Baznas dan pihak swasta,” kata Aneng.
Di akhir sambutannya, ia mengajak masyarakat memanfaatkan momentum Ramadan untuk meningkatkan kualitas keimanan dan mempererat hubungan sosial.
“Dalam bulan suci Ramadan ini, marilah kita saling memaafkan dan bersama-sama meningkatkan iman dan takwa,” pungkasnya.(Adv/Ven)

















