10 Ketua TP-PKK Kecamatan Dilantik, Sinta Aneng Dorong Program Menyentuh Kebutuhan Masyarakat

0
24
Sebanyak 10 Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kecamatan se-Kabupaten Kepulauan Anambas masa bakti 2026-2031 resmi dilantik, Rabu (19/8/2026). (Suarasatu.co/Noven)

Suarasatu.co, Anambas – Sebanyak 10 Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kecamatan se-Kabupaten Kepulauan Anambas masa bakti 2026-2031 resmi dilantik di Aula Prof. M. Zein, Kantor Bupati Kepulauan Anambas, Rabu (19/8/2026).

Ketua TP-PKK Kabupaten Kepulauan Anambas, Sinta Aneng, meminta para ketua TP-PKK kecamatan yang baru dilantik segera turun ke masyarakat dan memperkuat program yang menyentuh kebutuhan keluarga.

Sinta menegaskan, tugas sebagai Ketua TP-PKK bukan pekerjaan ringan. Selain harus membagi waktu antara keluarga dan masyarakat, para pengurus dituntut mampu menjalankan program secara nyata di lapangan.

“Saya sangat memahami bahwa tugas ini tidaklah mudah. Ibu-ibu harus mampu membagi waktu, tenaga, dan pikiran antara keluarga di rumah dengan keluarga besar kita di masyarakat,” ujar Sinta.

Ia meminta 10 Program Pokok PKK menjadi pedoman dalam menyusun setiap program kerja di kecamatan. Namun, pelaksanaannya harus disesuaikan dengan potensi serta persoalan yang dihadapi masing-masing wilayah.

“Pahami dan laksanakan 10 Program Pokok PKK. Jadikan ini sebagai kompas dalam setiap perencanaan program kerja di kecamatan,” katanya.

Sinta juga mengingatkan sejumlah persoalan yang masih menjadi pekerjaan bersama, mulai dari percepatan penurunan stunting, penguatan ekonomi keluarga, pola asuh anak di era digital, hingga pemanfaatan lahan pekarangan.

Ia meminta pengurus PKK tidak hanya bekerja dari balik meja, tetapi aktif turun ke desa dan memperkuat Dasawisma.

“Turunlah ke desa-desa, perkuat Dasawisma, karena di situlah ujung tombak pergerakan kita,” ujarnya.

Untuk memperkuat pelaksanaan program, Sinta meminta TP-PKK kecamatan membangun komunikasi dengan camat selaku Ketua Pembina, OPD terkait, tokoh masyarakat, serta TP-PKK desa dan kelurahan.

“PKK tidak bisa bekerja sendiri. Saya berharap kepada ibu-ibu untuk aktif menjalin komunikasi yang baik dengan bapak/ibu camat selaku ketua pembina, serta bersinergi dengan dinas terkait, tokoh masyarakat, dan TP-PKK desa/kelurahan,” katanya.

Pelantikan tersebut mencakup Ketua TP-PKK Kecamatan Siantan, Siantan Selatan, Siantan Timur, Siantan Tengah, Siantan Utara, Kute Siantan, Palmatak, Jemaja, Jemaja Timur, dan Jemaja Barat.

Kegiatan berlangsung secara hybrid. Kecamatan Jemaja Timur dan Jemaja Barat mengikuti prosesi pelantikan secara virtual.

Sementara itu, Bupati Kepulauan Anambas meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) memberikan dukungan terhadap program PKK.

Ia menilai keberhasilan program di tingkat kecamatan membutuhkan keterlibatan lintas sektor.

“Saya minta dengan hormat, komunikasikan dengan baik. Masing-masing punya program, tolong disupport dan dijalankan program buat PKK kecamatan,” tegasnya.

Bupati mengingatkan OPD agar tidak menganggap remeh program PKK, terutama program yang berkaitan dengan indikator pembangunan dan pelayanan masyarakat.

Peringatan itu disampaikan setelah dirinya menerima laporan dari Kepala Dinas Kesehatan mengenai sejumlah indikator yang mengalami penurunan.

“Jangan dianggap sepele, tapi itu program-program yang wujud nyata, tetap dipantau oleh Kemendagri sama Kemenkes,” ujarnya.

Bupati juga meminta camat dan Ketua TP-PKK kecamatan melaporkan jika terdapat program yang tidak berjalan atau tidak mendapat dukungan dari OPD terkait.

“Kalau OPD-OPD yang mengabaikan, tolong Pak Camat, Bu PKK Kecamatan, lapor saya,” katanya.

Selain meminta dukungan OPD, Bupati menginstruksikan Ketua TP-PKK Kabupaten melakukan evaluasi terhadap seluruh pengurus.

Ia meminta pengurus yang tidak aktif maupun tidak menjalankan tugas untuk diganti.

“Pengurus yang tidak aktif, keluarkan. Pengurus yang tidak bekerja, keluarkan,” tegasnya.

Menurutnya, menjadi bagian dari TP-PKK merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat dan daerah.

“Kita tahu jabatan kita bukan dibayar. Kita tahu itu tidak ada gaji. Tapi itu pengabdian. Tapi itu keikhlasan untuk membangun Anambas demi anak-anak dan keluarga kita,” katanya.

Aneng kemudian meminta seluruh camat dan Ketua TP-PKK di 10 kecamatan menjaga kekompakan. Ia mengingatkan agar tidak terjadi sikut-menyikut di antara aparatur dalam menjalankan program pembangunan.

“Kekompakan itu satu kekuatan. Kalau tidak kompak, maka tidak bisa. Orang bangun rumah pun butuh pondasi yang kuat. Kekompakan itulah pondasi,” ujarnya.

Ia berharap seluruh Ketua TP-PKK kecamatan saling berkomunikasi dan berbagi informasi sehingga program dapat berjalan secara bersama-sama.

“Semua Ketua PKK di 10 kecamatan, saya minta kekompakan. Saling komunikasi, saling mengisi informasi satu sama lain. Jangan ada dusta di antara kita. Jabatan ini cuma titipan, tidak selamanya,” pungkasnya. (Ven)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini