
Suarasatu.co, Anambas – Kondisi udara yang kurang baik di Kabupaten Kepulauan Anambas membuat pemerintah daerah mengambil langkah cepat untuk melindungi masyarakat, terutama anak-anak dan kelompok rentan.
Sebanyak 24.498 lembar masker dibagikan secara serentak kepada masyarakat di seluruh wilayah Anambas.
Pembagian diawali dari lingkungan sekolah dan dilanjutkan melalui pemerintah kecamatan hingga ke masyarakat.
Wakil Bupati (Wabup) Kepulauan Anambas Raja Bayu Febri Gunadian hadir dalam kegiatan pembagian masker yang dipusatkan di SDN 001 Tarempa, Kecamatan Siantan, Senin (7/9/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Kepulauan Anambas.
Raja Bayu mengatakan, pembagian masker menjadi salah satu langkah pemerintah dalam mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat kondisi udara yang sedang kurang baik.
“Pemberian masker ini diawali dari sekolah-sekolah, terutama di SDN 001 wilayah Siantan. Hari ini juga dilaksanakan bersama sembilan kecamatan lainnya yang dikoordinasikan oleh para camat di wilayah masing-masing,” kata Raja Bayu.
Ia menjelaskan, masker yang disiapkan pemerintah tidak hanya diperuntukkan bagi pelajar, tetapi juga masyarakat umum.
Dari total 24.498 masker tersebut, distribusi mencakup masyarakat umum serta pelajar mulai dari tingkat sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), hingga sekolah menengah atas (SMA).
Pemerintah daerah berharap masyarakat tidak mengabaikan kondisi udara dan tetap menggunakan masker, terutama saat harus beraktivitas di luar rumah.
Raja Bayu juga mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah apabila tidak ada keperluan mendesak.
Anak-anak, lanjut usia dan kelompok masyarakat yang rentan diminta mendapat perhatian lebih.
“Terutama anak-anak dan masyarakat lainnya, kami harapkan tetap menggunakan masker sampai informasi terkait fenomena asap ini menunjukkan penurunan,” ujarnya.
Selain penggunaan masker, masyarakat diminta segera mendapatkan pertolongan medis apabila mulai merasakan gangguan kesehatan.
Keluhan seperti batuk, sesak napas, mata perih maupun iritasi tidak boleh dianggap sepele. Warga yang mengalami gejala tersebut diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.
Raja Bayu juga meminta camat, lurah dan kepala desa memastikan distribusi masker berjalan tertib dan tepat sasaran.
“Saya meminta kepada para camat, lurah, kepala desa serta seluruh jajaran terkait agar distribusi masker ini dilaksanakan secara tertib, merata dan tepat sasaran sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” ucapnya.
Menurutnya, upaya menjaga kesehatan masyarakat tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah.
Kesadaran warga untuk mengikuti imbauan dan mengurangi paparan udara yang kurang baik juga sangat diperlukan.
“Kita bersama-sama meningkatkan kewaspadaan, menjaga kesehatan dan mengikuti imbauan dari pemerintah serta instansi terkait,” jelasnya.
Ia menyampaikan apresiasi kepada BPBD Kabupaten Kepulauan Anambas, jajaran pemerintah daerah, para camat dan seluruh pihak yang ikut mendukung kegiatan tersebut.
Raja Bayu berharap kondisi udara di Kepulauan Anambas segera kembali normal sehingga aktivitas masyarakat dapat berlangsung seperti biasa.
“Semoga kondisi udara di Kepulauan Anambas segera kembali normal dan seluruh masyarakat senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan dan perlindungan,” pungkasnya. (Ven)
















