Bupati Anambas Batalkan Pengadaan Mobil Dinas Baru, Pilih Pakai Kendaraan Lama demi Kepentingan Masyarakat

0
15
Bupati Anambas, Aneng saat di wawancara media, Jumat, 22/5/2026. (Foto: Noven/Suarasatu.co)

Suarasatu.co, Anambas – Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, memilih membatalkan rencana pengadaan kendaraan dinas baru untuk sementara waktu.

Keputusan tersebut diambil lantaran ia ingin anggaran daerah lebih difokuskan untuk kebutuhan masyarakat.

Pernyataan itu disampaikan Aneng saat penyerahan bantuan kendaraan operasional persampahan kepada Desa Tarempa Barat, di Astaqa Masjid Agung Baitul Makmur, Jumat (22/5/2026).

Menurutnya, kendaraan dinas yang ada saat ini masih dapat digunakan untuk menunjang aktivitas pemerintahan sehari-hari.

“Kendaraan dinas saya untuk sementara dibatalkan dulu. Saya rasa masih banyak kebutuhan masyarakat yang harus diprioritaskan,” kata Aneng.

Ia menegaskan tidak mempermasalahkan apabila tetap menggunakan kendaraan lama.

Bahkan, Aneng mengaku siap memakai sepeda motor untuk menunjang mobilitasnya di wilayah Anambas.

“Kalau kendaraan yang ada masih bisa dipakai, ya kita pakai. Kalau mobil yang lama itu tidak memungkinkan, motor juga masih bisa digunakan,” ujarnya.

Aneng menilai, aktivitas kedinasan di wilayah Anambas sebagian besar masih dapat dijangkau tanpa harus menggunakan kendaraan baru.

“Yang penting bisa dipakai untuk bekerja dan melayani masyarakat. Perjalanan kita juga kebanyakan jarak dekat,” tambahnya.

Diketahui, rencana pengadaan kendaraan dinas baru untuk bupati dan wakil bupati sebenarnya telah masuk dalam pembahasan anggaran pemerintah daerah.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kepulauan Anambas, Sahtiar, menyebut pengadaan kendaraan dinas tersebut direncanakan melalui anggaran tahun 2025.

Menurut Sahtiar, kendaraan dinas yang digunakan saat ini sudah cukup lama dan dinilai tidak lagi layak digunakan untuk operasional pimpinan daerah.

“Usianya sudah cukup lama, kurang lebih hampir 10 tahun digunakan. Kondisinya memang sudah tidak layak,” kata Sahtiar pada 4 Agustus 2024.

Ia menjelaskan, kendaraan dinas yang dipakai saat ini merupakan peninggalan dari masa kepemimpinan sebelumnya dan belum pernah dilakukan pengadaan kendaraan baru selama dua periode pemerintahan terdahulu.

Selain faktor usia kendaraan, kondisi medan jalan di Anambas yang cukup berat juga menjadi pertimbangan penting dalam rencana pengadaan kendaraan baru.

“Medan jalan di Anambas cukup berat, jadi kendaraan operasional memang harus benar-benar dalam kondisi baik demi keselamatan,” ujarnya.(Ven)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini