
Suarasatu.co, Anambas – Pembangunan jalan di Desa Tiangau, Kecamatan Siantan Selatan, Kepulauan Anambas, mulai memasuki tahap lantai kerja setelah pelaksana sebelumnya menghadapi keterbatasan air di tengah musim kemarau.
Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kepulauan Riau melalui Bidang Bina Marga memastikan pekerjaan tetap berjalan dan optimistis proyek tersebut dapat diselesaikan sesuai masa kontrak.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Ronny Setiawan mengatakan progres pekerjaan saat ini berada di kisaran 10 persen.
Hal itu setelah pihaknya melakukan peninjauan bersama tim pada Selasa (8/9/2026).
“Progresnya saat ini sudah masuk lantai kerja, mungkin sekitar 10 persen,” kata Ronny, saat dikonfirmasi, Jumat (11/9/2026).
Menurut dia, sejumlah material konstruksi, termasuk semen dan wiremesh, telah tersedia untuk mendukung pekerjaan di lapangan.
Ketersediaan air sebelumnya menjadi salah satu kendala yang dihadapi pelaksana.
Kondisi itu tidak terlepas dari musim kemarau yang membuat pasokan air di wilayah tersebut terbatas.
“Memang sebelumnya ada kendala seperti air. Musim kemarau agak panjang, kebetulan air sangat minim sekarang ini,” ujar Ronny.
Namun, kondisi tersebut dinilai masih dapat dikendalikan. Pelaksana tetap melakukan pengadaan air dan kebutuhan material agar pekerjaan tidak terhenti.
“Syukurnya, pelaksana ngorder atau beli air. Jadi pekerjaan tidak terganggu,” tuturnya.
Ronny mengatakan pihaknya melakukan pemantauan secara berkala untuk melihat perkembangan pekerjaan sekaligus mengantisipasi kendala yang dapat memengaruhi target penyelesaian.
“Peninjauan kami ke sini dalam rangka monitoring dan evaluasi. Setiap minggu kami lakukan evaluasi,” ungkapnya.
Dari hasil peninjauan, jumlah pekerja di lapangan dinilai sudah cukup.
Meski begitu, Dinas PU Kepri mendorong penambahan tenaga kerja jika memungkinkan agar pekerjaan dapat dipercepat, mengingat proyek masih berada pada tahap awal konstruksi.
“Kami minta kalau bisa ditambah lagi untuk dimaksimalkan karena mengejar waktu, apalagi sekarang ini masih lantai kerja,” kata Ronny.
Ia berharap perkembangan pekerjaan pada pekan berikutnya menunjukkan peningkatan yang signifikan.
Secara umum, badan jalan yang menjadi bagian dari pekerjaan tersebut telah terbuka sehingga tahapan konstruksi selanjutnya dapat dilanjutkan.
“Kalau secara badan jalan sudah terbuka semua. Kami berharap minggu depan progresnya sudah naik,” sebutnya.
Dengan sejumlah kendala yang masih dapat ditangani, Ronny tetap optimistis pekerjaan pembangunan jalan tersebut dapat memenuhi target dalam masa kontrak.
“Insya Allah kita optimistis pengerjaannya bisa selesai sesuai masa kontrak. Meskipun ada kendala sedikit, masih bisa terkendali,” katanya. (Ven)
















