Suarasatu.co, Bengkalis – Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Kabupaten Bengkalis menggelar kegiatan sosialisasi di SD Negeri 46 Bengkalis. Kegiatan ini merupakan bagian dari program unggulan DSS (Diskominfotik Sambangi Sekolah) yang digelar Jumat, 24 April 2026, sebagai wujud nyata dukungan terhadap Kabupaten Layak Anak (KLA).
Berlangsung di halaman sekolah, kegiatan diikuti antusias oleh seluruh siswa mulai dari kelas 1 hingga kelas 6. Suasana yang dibangun sangat interaktif dan edukatif, membuat materi yang disampaikan mudah dicerna dan dipahami oleh anak-anak.
SD Negeri 46 Bengkalis menjadi lokasi pertama yang dikunjungi dalam rangkaian program DSS ini. Kehadiran tim Diskominfotik mendapat apresiasi tinggi dari pihak sekolah.
Kepala SD Negeri 46 Bengkalis, Nurbaiti, menyambut baik inisiatif tersebut. Menurutnya, program ini memberikan nilai tambah yang sangat positif dalam menumbuhkan kesadaran siswa untuk memanfaatkan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab.
Dalam kesempatan tersebut, kegiatan dipandu langsung oleh Sekretaris Diskominfotik Bengkalis, Adi Sutrisno, didampingi oleh Muhammad Jazam, Dewi Mayangsari, dan Nurfaiza sebagai narasumber.
Adi Sutrisno menjelaskan bahwa program DSS merupakan salah satu upaya konkret dalam mendukung Kabupaten Layak Anak, khususnya pada Klaster 1, melalui pendekatan edukasi kepada generasi muda.
“Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman agar siswa mampu menggunakan gadget dan media sosial secara bijak, serta terhindar dari dampak negatif yang mungkin muncul,” ujar Adi.
Materi yang disampaikan sangat relevan dengan kondisi saat ini, meliputi tata cara penggunaan gawai yang tepat, pemanfaatan media sosial untuk hal positif, hingga edukasi penting mengenai pencegahan dan penanganan perundungan atau bullying, baik di dunia nyata maupun di ruang digital.
Sebagai komitmen berkelanjutan, program Diskominfotik Sambangi Sekolah rencananya akan terus berjalan dan menyasar sekolah-sekolah lainnya di Negeri Junjungan demi mewujudkan generasi muda yang cakap teknologi namun tetap berakhlak mulia.(*Anuar)

















