DPRD Bengkalis dan BPKAD Riau Bahas Penyelesaian Masalah Tunda Salur DBH

0
6

Suarasatu.co, Bengkalis – Komisi III DPRD Kabupaten Bengkalis didampingi OPD terkait bertemu dengan BPKAD Provinsi Riau pada Kamis (29/01/2026) di Pekanbaru. Pertemuan tersebut bertujuan memperoleh kejelasan terkait Dana Bagi Hasil (DBH) serta tunda salur anggaran tahun 2024 dan 2025 untuk Kabupaten Bengkalis.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Bengkalis, Rahmad, S.I.Kom, menyampaikan bahwa kondisi efisiensi anggaran yang dialami hampir seluruh daerah berdampak besar terhadap pemenuhan kebutuhan daerah dan perputaran ekonomi masyarakat, termasuk di Bengkalis.

“Dengan kondisi efisiensi saat ini, kami memahami dampaknya sangat besar bagi daerah. Oleh karena itu, kami perlu mendapatkan gambaran jelas terkait DBH dan tunda salur tahun 2024 dan 2025, yang menjadi harapan bagi berbagai program kegiatan masyarakat Kabupaten Bengkalis,” ujar Rahmad.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Tim Perencanaan Program BPKAD Provinsi Riau, Tengku Ridwan, menjelaskan bahwa Pemprov Riau masih memiliki kewajiban kepada Bengkalis, mencakup DBH Triwulan III dan IV tahun 2024 serta tahun 2025.

Ia menambahkan bahwa kondisi keuangan tahun 2025 tidak hanya dialami oleh Pemprov Riau, melainkan seluruh kabupaten dan kota di provinsi tersebut, sehingga semua daerah harus melakukan penghematan dalam belanja.

“Untuk tahun 2026, kami telah melaporkan besaran tunda bayar ke seluruh kabupaten dan kota. Sesuai arahan Gubernur, Provinsi berupaya memenuhi kurang salur kepada daerah mengingat kabupaten dan kota sangat bergantung pada DBH dengan mempertimbangkan kondisi keuangan daerah,” jelas Tengku Ridwan.

Sementara itu, Ayu Saputri dari BPKAD Provinsi Riau menyampaikan bahwa Inspektorat Provinsi Riau sedang melakukan review terhadap kurang salur kepada 12 kabupaten/kota. Apabila kondisi keuangan memungkinkan, penyaluran akan segera dilakukan.

Rahmad kembali menegaskan harapan Komisi III agar penyaluran tunda salur dapat segera direalisasikan, mengingat kondisi perekonomian masyarakat Bengkalis khususnya di wilayah kepulauan saat ini cukup berat.

Menutup pertemuan, Komisi III DPRD Bengkalis berharap adanya sinergi yang lebih kuat dari Pemprov Riau dan memprioritaskan Bengkalis dalam penyaluran tunda salur DBH tahun 2024 dan 2025 demi mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.(*Anuar)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini